Showing posts with label Fashion. Show all posts
Showing posts with label Fashion. Show all posts

Saturday, April 23, 2011

Saya dan Kebaya.

Lebih dari sekedar kecintaan saya yang lebih pada pakaian nasional ini, namun juga rasa bangga saat menyadari ini merupakan langkah sederhana untuk ambil bagian dari salah satu pelestarian budaya.


Kebaya. Tidak bisa dipungkiri, jika anak muda seperti saya (at least yg masih merasa muda lah hehe)sering melekatkan embel-embel tidak nyaman, ribet, kuno dan masih banyak persepsi negatif yang membuat kebaya semakin ditinggalkan. Sementara jika saja kita lebih rileks saat berpikir tentang kebaya yang tidak melulu kaku dengan bahan brokat yang berat, tidak melulu bermodel monoton dan begitu-begitu saja, sebenarnya toh kebaya menjadi lebih dari model pakaian tradisional yang (ternyata) bisa nyaman juga. Coba padankan kebaya kutu baru berbahan katun paris dengan celana jeans panjang atau bahkan celana jeans pendek. Pasti kesannya jadi lebih modern.


Sempat terlintas di pikiran saya, kenapa ya kita tidak seperti orang-orang India yang dalam keseharian mereka sering sekali memakai baju tradisionalnya. Saat saya kuliah dulu, teman India saya, sering terlihat datang ke kampus menggunakan baju kurung panjang yang berbordir khas india. Eh akhirnya malah saya yang jatuh cinta dengan ornamen India. Dari situlah saya menyimpulkan, jika bukan kita yang mempertahankan budaya yang kita miliki, siapa lagi. Kalau kita saja tidak bisa jatuh cinta dengan tradisi sendiri, bagaimana yang lain akan berminat.



Percaya lah, saya juga terkadang melihat sesuatu yang ke"bule-bule'an itu keren, yang kem"inggris" kalo lagi ngomong di depan mic ato lagi caper heheeheee.. tapi hal kecil yang saya usahakan untuk budaya adalah dengan tidak meninggalkan kebaya dalam keseharian saya. Tentu saja yang sudah saya modifikasi senyaman, setrendi mungkin dan bisa di temukan di Santi's Shop. Sebuah butik mungil di gejayan hehehe..


21 April kemarin saya sempat berkunjung ke Cokelat Roso, senang! karena ketemu Mbak Meika Hazim yang juga berkebaya kutu baru dan tetap telihat chic casual. Yaaaah, semoga bukan hanya karena hari Kartini ya jadi rame ngeliat kebaya dimana-mana. Tapi karena memang kebaya adalah bagian dari budaya yang tidak boleh hilang, bisa tetap terlihat cantik dan trendi sehari-hari :)


Happy Kartini's Day!




Wednesday, February 3, 2010

Musim Hujan yang Terlambat

Musim hujan kali ini datang terlambat, dan kalau menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sih, ini terjadi karena fenomena El Nino yang terjadi secara global. Sumber wikipedia menyebutkan, El Nino adalah sebuah kondisi abnormal iklim di mana suhu permukaan Samudra Pasifik di pantai Barat Ekuador dan Peru lebih tinggi dari rata-rata normalnya. Sekarang ini fenomena El nino semakin sering muncul yaitu setiap tiga hingga tujuh tahun, yang lantas berpengaruh pada perubahan iklim dunia selama lebih dari satu tahun. Para ahli bilang ini adalah salah satu dampak dari Global warming ;(

But anyway, it doesn't make me stop loving rain. Aku tetap suka bau legit tanah basah, aku suka melihat jendela yang mengalir butir hujan di permukaannya. Aku selalu jatuh cinta dengan hujan.

Oya, aku juga selalu suka perlengkapan musim hujan yang membuat sedikit lebih gaya hehehe Entah itu, coat, sweater ataupun payung. Tapi gawatnya, musim hujan kali ini suka datang dan pergi tak bisa diprediksi. Pagi hari bisa panas luar biasa, sorenya hujan deras dengan petir dan halilintar, bisa jadi juga sebaliknya. Kalo sudah begitu, alamat salah kostum deh.

Maunya pake coat biar hangat yang ada malah bikin bonus extra keringat. Fiuhhh.

Jogjakarta, 4 Februari 2010

Fiki's Wedding















Januari kemarin salah seorang teman terbaik saya, Fiki, melangsungkan pernikahannya yang tentu saja membuat saya dan teman-teman se-gank semasa SMA *ciiieh* ikut merasa berbahagia. Pernikahan dua budaya yang berbeda, Indonesia dan Australia masih cukup unik bagi saya, melihat para bule berpakaian jawa lengkap dan patuh pada adat istiadat Jawa yang terasa sakral, membuat pernikahan Fiki dan Sigi menjadi moment spesial yang saya kenang. Lebih-lebih saat sungkeman atau memohon doa restu orang tua yang berlangsung khusyuk meski dilakukan dalam 3 bahasa, bahasa Jawa, Indonesia dan Inggris. Benar-benar menguras air mata, sampai sepertinya maskara waterproof saya harus bekerja lebih ekstra dari biasanya hehe.















Well ya, ritual yang kami biasa kami lakukan bila teman satu gank kami menikah ini adalah membuat seragam kebaya untuk resepsi. Di pernikahan Fiki kemarin saya sendiri yang memilihkan kain warna merah Jreng yang banyak menerima komentar dan kritik pedas karena warnanya yang cukup bitchy hehe.


Humm anyhow, I LOVE my bloody a bit bitchy kebaya hahaha! Setelah ini siapa lagi ya bagian dari gank SMA yang akan kami buatkan seragam kebaya? really can't wait to see and come :)

Oya, I compiled all moments of Fiki's wedding on my facebook foto album, just check it if u want!

Spread Love all over the world, hug and kiss.


Jogjakarta, 3 Februari 2010